SELAMAT DATANG DI BLOG IBU RUMAH TANGGA DAN ANAK

Sabtu, 05 Mei 2012

Tahapan Dalam Melakukan Toilet Training Pada Anak

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Peralatan yang harusnya di gunakan dalam persiapan Toilet training :

· Potty seat/kursi toilet. Umumnya terdapat 2 jenis potty seat. Jenis kursi, langsung duduk di kursi diatas lantai. Tipe lain potty seat yang didesain untuk duduk di atas toilet biasa. Beberapa anak suka jenis ini karena mereka ingin menggunakan toilet dewasa. Pastikan anak dapat naik dan turun dengan mudah apapun jenis potty seat yang dipilih. Pastikan kaki anak berada di lantai atau alas saat mereka berada di potty seat.
· Pakaian yang sesuai. Selama masa latihan menggunakan toilet akan lebih nyaman dengan pakaian yang mudah dilepas. Celana longgar dengan karet akan memudahkan anak untuk menurunkan dan menaikkan kembali.
· Penghargaan. Beberapa orang tua menemukan bahwa pemberian penghargaan merupakan cara untuk mendorong penggunaan toilet. Orang tua dapat menggunakan stiker, aktivitas spesial, sebagai penghargaan terhadap setiap kemajuan. Penghargaan seperti ini sebaiknya tidak diberikan lagi setelah anak secara konsisten menggunakan toilet.

Tanda si Kecil Siap Dilatih toilet training

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Banyak anak mulai untuk menunjukkan tanda kesiapan antara usia 24-30 bulan. Sebelum anak berusia 24 bulan banyak yang secara fisik belum mampu untuk mengontrol secara konsisten rasa BAB dan BAK-nya. Mereka seringkali tidak terlalu sadar akan fungsi tubuh tersebut. Sebagai aturan umum adalah anak yang lebih besar saat dimulai latihan menggunakan toilet maka akan semakin cepat belajar. Anak seringkali menolak bila latihan dimulai terlalu dini.

Memang untuk mengajarkan toilet training pada anak gampang-gampang susah. Namun demikian sebagai orangtua tetap perlu mengajarkan pada anaknya. Untuk mengajarkan toilet training pada anak bisa dimulai sejak usia 1 sampai 3 tahun. Pada saat usia tersebut, si anak harus mampu melakukan toilet training. Jika si anak tidak mampu melakukan toilet training sendiri boleh jadi anak pernah mengalami hambatan.

Jumat, 04 Mei 2012

Si Kecil yang Berisiko lambat bicara

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Diantara anak-anak yang mengalami keterlambatan berbicara, ternyata ada yang berisiko paling besar, seperti yang disebutkan oleh Maura Moyle, Ph.D, seorang asisten profesor patologi wicara-bahasa di Marquette University, Milwaukee, yaitu :
  • Bayi Laki-laki : anak laki-laki cenderung berisiko 3 kali lebih besar mengalami telat bicara dibandingkan anak perempuan.
  • Bayi prematur : bayi yang terlahir prematur memerlukan waktu untuk mengejar keterlambatannya dalam berbicara.
  • Bayi kembar : beberapa ahli berpendapat bahwa anak-anak kembar bisa berkomunikasi dengan baik antara satu sama lain meski tanpa berkata, sehingga mereka merasa tidak perlu bicara.
  • Balita dengan saudara perempuan yang aktif berbicara : melihat sang kakak sangat suka sekali berbicara membuat si kecil berpikir bahwa dia tidak perlu lagi banyak bicara.