Bermain memiliki berbagai manfaat. Selain menimbulkan rasa senang, bermain dapat membantu anak-anak mengembangkan dirinya secara optimal. Namun kita sebagai orang tua harus bijak memilih mainan untuk anak kita. Pilihlah mainan yang memang benar-benar memiliki kemampuan yang dapatmembantu mengembangkan kecerdasan anak. Sehingga anak dapat belajar juga dari mainannya. Anak-anak yang aktif bermain sejak usia balita biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi.
Usia balita merupakan periode emas bagi anak-anak. Pada usia ini, otak sikecil akan berkembang pesat. Berbagai macam rangsangan sangat diperlukan untuk memacu perkembangan otak si kecil. Rangsangan ini mampu menghubungkan saraf-saraf otak, sehingga kecerdasannya semakin meningkat.
Mengajak si kecil bermain adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh orang tua. Namun, belajar juga merupakan hal yang tidak boleh dilupakan oleh si kecil. Untuk itu, tugas orang tua yaitu menggabungkan kedua hal tersebut. Jadi yang perlu dilakukan adalah mengajak mereka belajar sambil bermain untuk mengembangkan kemampuan mereka. Bebarapa jenis mainan yang dapat melatih kecerdasan anak yaitu:
Usia balita merupakan periode emas bagi anak-anak. Pada usia ini, otak sikecil akan berkembang pesat. Berbagai macam rangsangan sangat diperlukan untuk memacu perkembangan otak si kecil. Rangsangan ini mampu menghubungkan saraf-saraf otak, sehingga kecerdasannya semakin meningkat.
Mengajak si kecil bermain adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh orang tua. Namun, belajar juga merupakan hal yang tidak boleh dilupakan oleh si kecil. Untuk itu, tugas orang tua yaitu menggabungkan kedua hal tersebut. Jadi yang perlu dilakukan adalah mengajak mereka belajar sambil bermain untuk mengembangkan kemampuan mereka. Bebarapa jenis mainan yang dapat melatih kecerdasan anak yaitu:


