Cegukan adalah kondisi yang tidak menyenangkan, baik bayi mapun orang dewasa. Jika cegukan dibiarkan saja pada bayi maka akan menyebabkan jadi muntah, batuk-batuk, rewel, bahkan tidak bisa dikendalikan lagi.
faktor yang menyebabkan terjadinya cegukan pada anak bayi:
faktor yang menyebabkan terjadinya cegukan pada anak bayi:
- Otot-otot diafragma mengencang secara mendadak serta tidak terduga. Kontraksi otot diafragma yang tiba-tiba ini membuat udara tertarik dari mulut, sehingga suara cegukan pun terdengar.
- Stress, bayi yang mengalami cegukan bisa jadi pertanda bahwa buah hati Anda sedang mengalami stress.
- Cegukan biasanya terjadi saat orang melakukan dua hal secara bersamaan yaitu tertawa selagi makan atau minum.
cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi cegukan pada bayi :
1. Ubahlah Posisi Ketika Menyusui
Ketika bayi anda mendapatkan ASI maka seringkali bayi anda menelan udara berlebih yang memicu terjadinya cegukan. Kondisi dimana bayi anda sedang mendapatkan asi dan mengalami cegukan maka yang dapat anda lakukan adalah dengan mengubah posisi menyusui bayi anda sehingga dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya.
1. Ubahlah Posisi Ketika Menyusui
Ketika bayi anda mendapatkan ASI maka seringkali bayi anda menelan udara berlebih yang memicu terjadinya cegukan. Kondisi dimana bayi anda sedang mendapatkan asi dan mengalami cegukan maka yang dapat anda lakukan adalah dengan mengubah posisi menyusui bayi anda sehingga dapat membatasi jumlah udara yang masuk ke dalam mulutnya.
2. Usahakan Bayi bersendawa setelah mendapatkan ASI
Membuat bayi anda bersendawa setelah mendapatkkan ASI merupakan salah satu cara untuk mengurangi bayi anda dari cegukan. Dengan bersendawa maka bayi anda dapat mengeluarkan udara yang berlebihan di dalam perutnya. Selain itu dengan bersendawa dapat melepaskan kejang otot sehingga dapat menghentikan cegukan yang dialami oleh bayi anda.
