SELAMAT DATANG DI BLOG IBU RUMAH TANGGA DAN ANAK

Minggu, 01 Desember 2013

Keaktifan Anakku di Bebestar 2013 Medan di Plaza Medan Fair

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak



Bebelac kembali menggelar BebeStar di kota Medan, dimulai dari tanggal 30 November – 1 Desember 2013. Setelah sukses dengan bebestar session pertama, kali ini bebestar session kedua hadir di kota Medan. Ratusan balita dan anak-anak hadir memadati Atrium Plaza Medan Fair, tempat dimana diadakan acara Bebestar2.
Acara Bebestar ini bukanlah merupakan ajang perlombaan. akan tetapi Lewat BebeStar, pihak bebelac ingin mengajak orangtua, khususnya kalangan ibu-ibu, untuk ikut berperan aktif dalam menggali bakat anaknya sejak dini. dalam acara ini juga, keaktifan serta keharmonisan ibu dan anak sangat diperhatikan bagaimana ibu bisa mengendalikan kenakalan serta keasikan dalam permainan yang disediakan oleh pihak bebestar2. 

Para peserta juga sangat antusias dalam mengikuti acara bebestar 2, terbukti para ibu-ibu beserta anaknya berduyun-duyun dalam antrian ticket box untuk  membeli tiket agar dapat mengikuti segala permainan yang disediakan. Anak yang dapat mendaftar dan dapat mengikuti permainan haruslah dibawah umur 6 tahun. Di bagian sales counter pun dengan sibuknya melayani para pembeli segala jenis susu Bebelac sesuai yang dibutuhkan anak-anak mereka. 
Adapun jenis permainan yang disediakan oleh pihak Bebestar2 di Plaza medan fair adalah:
1. Star Pro
2. Star Style
3. Star Match
4. Star color
5. Star sound
6. Star Puzzle
7. Star Puppet
8. Star Crown
9. Star Melody 
10. Star Style
11. Star Photo Booth
12. Star Beats
13. Star Step
14. Star Shap
Antusias para peserta sangat besar, hal ini disebabkan karena jarang ada event untuk anak-anak mereka dibarengi dengan pembelajaran yang berharga untuk anak mereka.


Rabu, 20 November 2013

Hypnobirthing Membantu Atasi Ketakutan Ibu Hamil Saat Persalinan Atau Melahirkan

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

 Saat mengandung anak, tak jarang ada wanita yang khawatir atau merasa takut saat nanti menghadapi saat persalinan. Nah, untuk mengatasi ketakutan tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan yakni melalui hypnobirthing. Apakah itu hypnobirthing?

Intinya melalui hypnobirthing ini, kita ingin mempersiapkan mental si ibu saat ingin melahirkan. Salah satu caranya yaitu dengan mengatasi apa ketakutan si ibu sehingga dia bisa rileks dan melahirkan jadi tidak terasa sakit nantinya karena melahirkan itu memang sudah menjadi fitrah wanita dan jadi proses alami," jelas Agus Wirajaya S.E, S.Ag, C.Ht-QHI.,C.T, hipnoterapis di Adi W. Gunawan Institute.

Terapi hypnobirthing ini, menurut Agus, sudah bisa dilakukan sejak usia ibu hamil berumur tujuh bulan. Biasanya, prosedur terapi terdiri dari empat sesi kurang lebih selama 1,5 bulan dengan waktu dua jam tiap satu sesi. Terapi ini terdiri dari sesi edukasi, relaksasi, pemijatan, dan gerak. Sesi edukasi berupa pengajaran organ reproduksi dan proses persalinan.

"Edukasinya kita pakai bahasa umum sehingga mereka jadi lebih mudah mengerti karena kalau pakai bahasa kedokteran itu akan lebih sulit dimengerti. Kita juga pakai video ya," kata Agus usai acara Media Workshop 'Menavigasi Pikiran dengan Hipnoterapi Klinis' di Mercantile Athletic Club.

Untuk sesi relaksasi dilihat dulu apa penyebab wanita bisa merasakan ketakutan untuk melahirkan. Lalu, terapis akan membuatnya rileks dengan memberikan sugesti atau ego personality therapy, tergantung dari kondisi pasiennya. Ada pula latihan gerak yang biasanya dikombinasikan dengan yoga, serta latihan pemijatan.

Dengan teknik pijat, diharapkan tubuh si ibu jadi lebih rileks dan juga mempersiapkan tubuhnya supaya siap saat persalinan nanti. Ibu hamil yang mengikuti latihan ini juga diberi tugas menulis. Mereka diminta untuk menuliskan apa yang dikhawatirkan saat menghadapi persalinannya nanti, kekesalan yang mereka rasakan, ataupun masalah yang mereka hadapi. Dengan begitu, menurut Agus, proses terapi akan lebih mudah dilakukan karena ketakutan untuk menghadapi persalinan bisa diatasi dengan lebih baik.

"Meski begitu, ada beberapa ibu hamil yang masih ingin didampingi saat proses bersalin. Kalau seperti itu maka saya bilang apakah si ibu tidak keberatan kalau ada saya karena kan dia dalam keadaan tidak pakai baju dan saya memang melihat proses persalinan itu kan," kata Agus.

Maka dari itu, terapi hipnobirthing ini selain untuk menghilangkan rasa sakit ibu juga bertujuan untuk mempererat relasi antara istri dan suami. Sebab, menurut Agus, sejak mengandung, wanita sangat butuh dukungan dari sang suami yang berguna juga untuk menambah rasa percaya dirinya dan meminimalisir ketakutan istri saat persalinan.

"Ada pula penyebab gagalnya hypnobirthing. Pertama, karena terlalu analytical, terlalu banyak pikir, saya bisa apa enggak ya, terus nanti gimana kalau gagal. Kedua, present issue terutama kekesaran dalam rumah tangga (KDRT). Bisa saja saat melakukan terapi istri rileks dan siap melahirkan tapi setelah di rumah ia menemukan masalah lagi dengan pasangannya, maka proses persalinan pun akan terasa sulit," terang Agus

Selasa, 19 November 2013

Memandang Peran Bidan Dulu dan Kini

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

 Bidan menjadi garda terdepan pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penempatannya yang mencapai hingga pelosok dan desa-desa terpencil menjadi tumpuan ibu dan anak dalam memeroleh layanan kesehatan.


Bidan merupakan salah satu profesi kesehatan strategis, di mana menjadi bagian terdepan yang memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meski memiliki peran sentral, dalam perkembangannya, peran bidan yang begitu besar tersebut tetap saja dibelenggu kendala.

Ada beberapa keluhan yang mereka rasakan selama mengabdi untuk masyarakat. Hal itu seperti disampaikan Dr. dr Slamet Riyadi Yuwono, DTM & H. MARS selaku staf pengajar Poltekes Kemenkes RI Surabaya serta perwakilan Indonesia untuk MDGs di Puri Agung, Grand Sahid Hotel, Jakarta Pusat.

"Keluhannya yang pertama bersifat personal, artinya kalau dulu Kemenkes bisa langsung mengatur mereka dari penempatan jenjang karier sampai nanti pendidikan dan pensiun, kalau sekarang begitu diangkat di perdayakan ke daerah,"

Dr Slamet mengatakan lebih lanjut bahwa perannya hanya membuat petunjuk umum. Karenanya, pihaknya sedang menata ulang bagaimana bentuk performing tenaga kesehatan umumnya dan khususnya para bidan.

Kedua, sambungnya keberadaan bidan di desa untuk mendekatkan pelayanan kesehatan di rumah. Permasalahannya ketika dia ditempatkan di suatu desa, tak ada jaminan bidan tersebut bertahan di tempat itu. Dia bisa dipindahkan sesuai kebijakan bupati masing-masing. Dan itulah yang akan ditata ulang, sehingga desa akan terus dijaga.

Sementara itu, secara institusi pihaknya juga akan membuat sistem pelayanan mulai di garis depan, posyandu, masyarakat, klinik-klinik bidan, dan praktik mandiri yang minta diperhatikan.

"Dulu konsepnya suatu bentuk kemadirian, dulu kan di-cover negara dan secara pelan-pelan rakyat, masyarakat ,swasta diberikan untuk berperan. Sama kaya rumah sakit dulu, rumah sakit swasta dibatasi dan jaraknya ditata dari rumah sakit yang ada dan sekarang berjejer. Bidan mandiri yang swasta juga gitu, silahkan praktik tapi Anda urus sendiri," tambahnya.

Poin yang ketiga dalam bentuk pelatihan di mana bisa meningkatkan kompetensi para bidan. Pelatihan tersebut ada dua, pertama ialah peningkatan kemampuan, pre- service training, jadi dia sebelum lulus melakukan pelayanan perbaiki kurikulumnya di tempat pendidikan. Di Kemenkes dan Kemendikbud penanggung jawabnya. Kedua ialah in service training, yakni ketika sudah lulus dan kerja, kemudian dinilai perlu ada kemampuan yang ditingkatkan,"