SELAMAT DATANG DI BLOG IBU RUMAH TANGGA DAN ANAK

Senin, 12 Januari 2015

Alergi Telur Pada anak


Apa baby anda alergi telur ? Ketika seseorang memiliki alergi makanan, tubuhnya merespon seolah-olah makanan tersebut adalah zat berbahaya. Hal ini dapat terjadi pada anak kecil yang makan telur karena sistem kekebalannya belum sepenuhnya dikembangkan dan tidak dapat menangani protein dalam telur.alergi telur dipicu adanya tiga protein dalam telur, yaitu ovomucoid, ovalbumin, dan conalbumin.
Gejala: Seperti jenis alergi pada pencernaan lain, kebanyakan reaksi alergi terjadi pada kulit, saluran napas, dan saluran pencernaan.

Mengatur makan bayi penderita alergi, sama dengan bayi lain yang tidak alergi, yaitu makanan yang bergizi seimbang. Kalau bayi Anda sudah usia 1 tahun bisa masuk pada makanan keluarga dan dihindari makanan penyebab alergi. Hanya saja, setelah diketahui jenis makanan sumber alergi (alergen), maka perlu juga dicari bahan alergen yang tersembunyi.

Tanda dan Gejala Alergi Telur Pada Anak

Berikut adalah gejala anak anda yang mengalami alergi telur :
  •     Kulitnya akan mengalami gatal-gatal, eksim, kemerahan, atau hingga bengkak
  •     Pada sistem pencernaanya akan nyeri pada bagian perut, diare, mual, muntah, atau gatal-gatal di sekitar mulut.
  •     Sistem pernapasan anak anda akan terganggu dengan ditandai hidung meler, atau kesulitan bernapas
  •     Dan yang terakhir adalah sistem kardiovaskular ditandai dengan denyut jantung yang cepat, tekanan darah rendah, atau masalah jantung.

Adapun untuk anda dapat mempersiapkan obat alergi sesuai dengan resep dokter apabila anak anda dengan tidak sengaja mengkonsumsi telur dan makanan yang mengandung telur. Bagi anda yang ingin mewaspadai makanan kemasan berbahan telur dapat membaca bahan bahan yang digunakan.

Berikut adalah beberapa makanan yang berbahan telur tercantum pada label makanan :
1.  dried egg
2.  egg white (putih telur)

Sabtu, 10 Januari 2015

pernak pernik untuk Bayi perempuan

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Bayi saya yang baru lahir adalah berjenis kelamin perempuan , kala u yang namanya punya anak perempuan pasti deh kalau liat pernak pernik atau asesrie lucu berbau perempuan maunya dibeli semua hehe.
nih beberapa hal yang buat saya gemes banget rasanya always shoping aja hehehe

Kamis, 08 Januari 2015

Merawat Bayi Perempuan


Baby bunda berjenis kelamin perempuan hhmm sama dong dengan baby saya nah sekarang saya mau cba berbagi gimana Agar buah hati berkembang dengan baik dan sehat khusus nya baby perempuan , cara merawat bayi perempuan berikut ini bisa Anda terapkan.

Menjaga kulit bayi tetap lembut dan halus

Jangan sembarangan dalam menggunakan produk perawatan bayi berupa krim atau losion. Apalagi bayi bayi yang belum genap berusia satu bulan. Karena kulit bayi sangat sensitif, maka hindari produk yang pembersih atau pewangi yang tidak cocok bagi kulit bayi. Jangan gunakan pula bedak bayi dengan berlebihan, karena produk ini bisa memicu gangguan pada sistem pernafasannya terutama paru-paru. 

Bayi memiliki kuku dengan tekstur lunak atau lembut, berbeda dengan kuku orang dewasa yang keras. Tapi tekstur kuku yang lembut tersebut tetap saja bisa melukai tubuhnya. Hal ini terjadi saat bayi tidak sengaja menggores kulit atau menggaruknya. Oleh karenanya Anda harus ekstra perhatian pada perawatan kukunya. 

Merawat alat kelamin bayi perempuan

Pola perawatan pada alat kelamin bayi perempuan harus dilakukan dengan tepat. Anda bisa mengusap areal alat kelamin memakai kain bersih dan lembut yang dibasahi dengan air hangat. Dalam proses pembersihan ini tidak perlu menerapkan sabun pembersih. Untuk cara mengusap yang tepat adalah dari arah depan, baru kemudian mengarah ke bagian belakang.