SELAMAT DATANG DI BLOG IBU RUMAH TANGGA DAN ANAK

Sabtu, 08 April 2017

Fashion untuk Ibu Hamil

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Setiap wanita pasti ingin selalu tampil fashionable di depan semua orang. Tak terkecuali dengan ibu hamil, walaupun sedang hamil mereka juga ingin tetap tampil cantik dengan perutnya yang membesar. Tetapi ibu hamil tidak bisa memakai pakaian yang dulunya di pakai saat belum hamil. Ibu hamil harus tau menyesuaikan pakaian-pakaianapa saja yang sesuai dengan kondisinya yang sedang hamil. Jangan dengan pakaian yang tidak sesuai malah mengganggu kehamilan. Kehamilan bukan halangan kok untuk tampil kece.

Ibu hamil harus tau tentang pakaian apa saja yang cocok untuknya dan pakaian yang tidak cocok ataupun tidak boleh untuknya. Ibu hamil tidak harus membeli baju baru agar tampil kece, dapat dengan mix and match pakaian. Ini ada beberapa tips fashion untuk ibu hamil dan fashion yang sebaiknya dihindari:

Fasion yang cocok untuk ibu hamil:
1. Tunic Tops
Atasan berpotongan tunik akan selalu cocok unuk dikenakan para ibu yang sedang hamil. Baik bagi ibu yang masih di trimester pertama kehamilan ataupun bagi ibu yang sudah hamil besar. Atasan dengan desain tunik akan cocok digunakan di berbagai kesempatan khususnya untuk acara-acara semi formal atau untuk pergi ke kantor. Selain memberikan tampilan yang stylish, ibu juga akan merasa nyaman, karena pakaian model tunik memberikan ruang yang cukup bagi perut ibu untuk ‘bernapas’.

2. Maxi Dress
Untuk menghadiri pesta atau hanya sekadar untuk bertamasya, ibu yang suka dengan style yang elegan bisa menjatuhkan pilihan pada maxi dress.Berapapun usia kehamilan ibu, maxi dress akan selalu siap menjadi wardrobe fashion ibu hamil yang mengesankan. Maxi dress tersedia dalam berbagai model dan bahan, jadi ibu bisa dengan mudah menyesuaikannya dengan tema acara.Selain gaya dan modis, maxi dress juga membuat mom merasa lebih sejuk ketika mengenakannya.


3. Pakaian Motif Bergaris
Stripes atau jenis pakaian yang memang memiliki motif bergaris merupakan salah satu ide yang baik guna menutupi tonjolan pada bagian tubuh Anda, namun tetap mampu memberikan tampilan yang modis. Anda bisa memilih pakaian dengan potongan leher yang menyempit serta rendah, atau bahkan Anda bisa memilih baju dengan potongan leher yang memiliki kerah.  Bukan hanya itu, pakaian yang memiliki motif garis juga mampu membantu Anda menyamarkan bentuk tubuh Anda yang semakin membesar.

4. Pakaian Berbentuk A-line
Pakaian atau busana yang memiliki karet pada bagian payudara akan membuat ibu hamil merasa nyaman menggunakannya ketika hamil. Gunanya, karet yang ada tepat pada bagian bawah payudara ini menjadi pembatas antara perut Anda yang semakin hari semakin membesar dengan payudara. Bukan hanya itu, ketika Anda menggunakan jenis atau model pakaian seperti ini, maka pada bagian perut juga akan memberikan banyak ruang, bahkan ketika usia kehamilan mulai mencapai umur 9 bulan.


5. Pakaian Bercorak
Warna serta pakaian yang memiliki corak monokromatik mampu memberikan ilusi guna penampilan Anda nampak terlihat lebih ramping serta lebih tinggi dari keadaan yang sebenarnya. Bahkan, pakaian yang memiliki corak pada salah satu sisi pakaian tersebut dapat menutupi bagian yang memang tidak ingin Anda tunjukkan.


6. Gunakan Ikat Pinggang
Ketika awal-awal bulan kehamilan, Anda bisa menggunakan ikat pinggang yang di padu padankan dengan jeans. Akan tetapi, ketika perut Anda semakin hari semakin membesar, maka ikat pinggang tersebut dapat Anda pergunakan pada bagian luar pakaian hamil Anda guna memberikan tampilan yang lebih manis lagi. Ingat! Ikat pinggang akan jauh lebih indah dan cocok jika di padukan dengan baju atau pakaian dress di bawah lutut yang memang mampu membuat Anda benar-benar terlihat tampil modis, walaupun tengah hamil.


7. Kenakan Sepatu Flat
Ketika Anda tengah menjalani masa kehamilan, jangan pernah Anda menggunakan sepatu yang memiliki heels. Alternatifnya Anda bisa menggunakan sepatu flat atau dalam kata lain sepatu yang rata yang memang akan memberikan tampilan yang tidak kalah cantiknya dengan ketika Anda menggunakan higheels.Untuk saat ini, telah banyak model atau jenis sepatu flat yang di tawarkan dengan model yang sangat cantik. Anda bisa memilih sepatu yang memang bisa memberikan rasa nyaman ketika Anda gunakan, bukan malah membuat Anda merasa tidak nyaman.

Fashion yang sebaiknya dihindari ibu hamil:

1. Pakaian Terlalu Ketat
Sebagian besar wanita masih sering mengenakan pakaian ketat selama kehamilan. Masalahnya, pakaian ketat dapat mempengaruhi kesehatan anak dalam rahim Anda. Maka dari itu, selalu kenakan pakaian katun longgar yang akan membuat Anda nyaman.

2. High Heels
Semua wanita menyadari fakta bahwa mengenakan high heels berdampak buruk bagi kesehatan, terutama selama kehamilan. Selain menyebabkan beberapa masalah kesehatan, memakai high heels juga dapat mengakibatkan sebuah kecelakaan, seperti pergelangan kaki yang terkilir.

3. Make Up
Make up yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan dampak beracun pada tubuh. Hal ini tentu sangat mempengaruhi kondisi bayi Anda. Kurangi kebiasaan memakai riasan selama kehamilan.


4. Melakukan Perawatan Tubuh Sauna
Sauna memang sangat baik dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih santai. Apalagi bagi ibu hamil yang merasakan perubahan kondisi tubuh dan kesehatan selama kehamilan. Aktivitas sauna sebenarnya tidak terlalu dilarang dan boleh dilakukan dalam batas tertentu. jangan mandi sauna dengan suhu air yang terlalu panas karena bisa menyebabkan gangguan perkembangan pada janin. Selain itu hindari berendam dalam air panas selama kehamilan.

5.  Pewarna Rambut
Hampir semua pewarna rambut mengandung amonia. Zat kimia ini memiliki bau yang tajam dan ketika dihirup bisa menyebabkan mual dan bahkan muntah. Hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda selama kehamilan. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mewarnai rambut saat Anda sedang hamil.

6. Operasi Plastik
Para dokter menggunakan banyak bahan kimia selama proses bedah plastik. Zat-zat itu dapat menembus kulit dan bercampur dengan aliran darah. Hal ini tentu dapat menyebabkan beberapa masalah kehamilan.

Jumat, 07 April 2017

Olahraga Bagi Ibu Hamil Sejak Usia 5 bulan

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Kehamilan merupakan kebahagiaan yang tak terkira dari dua pasangan suami istri. Selama kehamilan, organ-organ tubuh akan bekerja dua kali karena sekarang menopang kehamilan. Oleh karena itu, banyak ibu hamil yang mudah merasa lelah, sering sakit pinggang, mudah terkena sakit kepala, pusing dan sebagainya. Karena itulah ibu hamil disarankan untuk tidak melakukan kegiatan berlebihan yang dapat mengganggu kehamilannya. Karena kesehatan janinnya akan sangat bergantung dengan kesehatan ibunya. Tapi walaupun begitu kehamilan jangan dijadikan sebagai alasan untuk tidak menggerakkan tubuh. Dalam kondisi apa pun, olahraga tetap dibutuhkan untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh, tak terkecuali dengan ibu hamil. Pastinya olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil berbeda dangan wanita pada umumnya.

Banyak sekali manfaat yang bisa ibu hamil dapatkan saat melakukan olahraga. Dengan olahraga, bisa membantu memperbaiki mood ibu hamil, lebih nyaman ketika tidur, mengurangi rasa pegal-pegal dan sakit pinggang. Selain itu dengan berolahraga, diharapkan ibu hamil lebih siap ketika menghadapi persalinan, karena memiliki daya tahan dan otot-otot yang sudah terlatih. Dengan olahraga yang rutin selama kehamilan juga akan lebih memudahkan ibu untuk mengembalikan kondisi tubuh pasca melahirkan.

Tetapi sebelum ibu hamil melakukan olahraga ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena tidak semua kondisi ibu hamil dapat melukukannya, tergantung dengan kondisi ibu hamil itu sendiri. Berikut beberapa olahraga yang dapat ibu hamil lakukan:

1. Berenang

Para ahli kesehatan menyatakan bahwa berenang merupakan salah satu olahraga terbaik bagi ibu hamil. Berenang sangat baik sebab sangat bagus melatih otot otot besar (kaki dan tangan). Memberi manfaat bagi
kinerja jantung dan juga mempermudah menurunkan berat badan bagi ibu hamil yang over weight. Selain itu olahraga berenang dapat menghindarkan ibu hamil dari dehidrasi. Namun meskipun demikian disarankan ibu hamil setiap 15 menit sekali minum satu gelas air selama melakukan olahraga renang dan satu gelas setelah selesai. Olahraga berenang sendiri bisa dilakukan ibu hamil selama 30 menit dalam sehari. Gaya dada cocok dilakukan oleh ibu hamil karena tidak membutuhkan banyak putaran seperti pada gaya bebas juga hanya membutuhkan tenaga yang minim. Selain itu gaya punggung juga baik dilakukan oleh ibu hamil saat renang karena air dapat mengurangi efek gravitasi pada tubuh dan dengan posisi terlentang menghindari resiko terganggunya aliran darah.

2. Jalan Santai

Ini adalah olahraga yang tidak menguras energi terlalu besar namun memiliki banyak sekali manfaat pada berbagai organ tubuh anda, antara lain untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Tidak hanya itu saja, dengan berjalan kaki, jantung akan bekerja lebih aktif dalam menyalurkan suplai darah ke seluruh tubuh termasuk janin yang ada di dalam kandungan. Diluar manfaat dari sisi metabolisme tubuh, olahraga ini ternyata juga memberi efek penghilang rasa stres dan jenuh yang biasa dialami wanita hamil. Selama melakukan olahraga jalan santai, hindarkan ibu hamil mengalami dehidrasi, oleh karena itu selalu bawa persediaan air minum selama jalan kaki atau jangan melakukannya saat terik di siang hari. Begitu pula, hindari melakukan jalan santai saat malam hari. Hindari pula jalanan dengan jalur yang menanjak.

3. Hip

Olahraga ini berguna untuk melatih anda dalam melakukan persalinan. Hip adalah sebuah teknik perpaduan
antara pengaturan pernafasan dan otot yang dikhususkan untuk wanita hamil. Cara melakukannya sedikit mirip seorang wanita yang akan melahirkan. Pertama, ambil posisi tidur terlentang dengan tubuh menghadap ke atas disertai kaki ditekuk pada bagian lutut. Ambil nafas dalam kemudian tahan dibawah perut lalu kencangkan pantat seolah anda akan mengejan. Tahan periode ini selama 5 kali hitungan, sesaat kemudian, hembuskan nafas secara perlahan. Lakukanlah olahraga ini lebih rutin mengikuti usia kandungan yang semakin menua.

4.  Hand Up Train


Mirip sebuah senam sebagai aktivitas olahraga yang lebih dulu populer yaitu yoga, hanya saja hand up train tidak memainkan interaksi pada pernafasan. Cara melakukannya tidak memerlukan banyak tenaga dan sangat baik bagi wanita yang sedang hamil tua. Langkah awal, angkat kedua tangan lurus ke atas kepala, masing-masing lengan menyentuh telinga kanan dan kiri sementara posisi telapak tangan saling berhadapan. Pertahankan posisi tersebut selama 20 kali hitungan. Setelah selesai, kemudian dilanjutkan dengan meregangkan tangan masing-masing ke kanan dan ke kiri. Untuk mendapatkan kelenturan otot yang baik, ulangi aktivitas ini sebanyak 5 kali.

5. Angkat Beban


Jangan membayangkan bahwa kami akan merekomendasikan anda untuk berolahraga angkat beban dengan menggunakan barbel yang berat. Olahraga angkat beban untuk anda yang saat ini sedang hamil, maksimal beban hanya setengah dari berat beban normal. Selain untuk menjaga stamina menjelang persalinan, angkat beban juga bermanfaat membuat otot sendi lebih kuat. Tidak perlu memaksakan diri, sediakan air putih, jika lelah anda pun dapat minum dan berhenti kapan saja.

6. Yoga


Sama halnya dengan senam hamil, jika ibu hamil ingin melakukan yoga ada baiknya mengikuti kelas-kelas yoga dengan panduan ahli. Selain membantu kebugaran tubuh ibu hamil, kelebihan yoga adalah melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil yang sangat penting diperlukan saat persalinan nanti karena, pada saat persalinan nanti dibutuhkan teknik-teknik pernapasan yang baik dan ibu hamil yang rileks dan yoga bisa membantu mewujudkan itu. Relaksasi yang dihasilkan dari latihan yoga dapat membuat ibu hamil menjalani hari-harinya dengan tenang, juga mampu mengurangi rasa takut akan proses persalinan.

7. Wajah Menyentuh Lantai

Sejak usia kehamilan 5 bulan, anda dapat melakukan olahraga mencium lantai. Gerakan ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi bayi yang sungsang supaya posisi kepala bayi menjadi ke arah panggul. Cara melakukannya tidak sulit, langkah awal, anda cukup mengambil posisi jongkok diteruskan dengan badan secara perlahan membungkuk hingga wajah menyentuh lantai. Setelah berhasil melakukannya, tahan posisi hingga hitungan ke 10, selanjutnya, kembali ke posisi semula. Lakukan olahraga ini secara rutin sampai kepala bayi benar-benar sempurna hingga persalinan yang anda nantikan tiba.

Jumat, 31 Maret 2017

Mengenal Anak Hiperaktif

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Anak-anak yang mulai bisa berjalan dan berbicara akan mulai menunjukkan sifat lasaknya dan rasa ingin tahunya akan meningkat. Sifat itu sangat alami terjadi pada setiap anak. Tetapi lain halnya dengan anak yang hiperaktif. Mereka akan selalu terlihat tidak stabil dengan melakukan kegiatan yang berganti-ganti denga energi yang tampaknya tak terbatas. Mereka akan sangat tidak mendengarkan dan mengikuti aturan. Sifat seperti ini pasti akan membuat kewalahan orang tua dalam mengawasinya.

Anak hiperaktif juga memiliki kesulitan untuk tidur dan memiliki emosi yang tidak stabil. Jika anak hiperaktif dibiarkan begitu saja dapat membuatnya tidak terkontrol dan nantinya akan membuatnya menjadi bandel. Ibu harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anaknya dan mengetahui jelas bagaimana mengatasi masalah pada anak. Beberapa cara ini dapat dicoba untuk mengatasi anak hiperaktif yaitu:

1. Membuat aturan yang jelas.
Orang tua harus memiliki aturan-aturan yang jelas yang dapat membimbing anaknya agar tahu tanggung jawabnya. Untuk anak hiperaktif aturan yang jelas akan sangat membantunya karena akan sangat membingungkan untuk anak hiperaktif yang cenderung memiliki masalah dalam lingkungan yang memiliki aturan yang tidak jelas.

2. Berolahraga
Untuk anak-anak yang hiperaktif, kegiatan fisik akan sangat bermanfaat, selain energinya dapat tersalurkan, olahraga juga bisa dijadikan sebagai media untuk menstimulasi otaknya. Untuk itu, ajarkan anak untuk belajar satu olahraga seperti skating, sepakbola, bersepeda atau berenang.

3. Bermain bersama diluar ruangan
Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa balita hiperaktif tidaklah bisa diam, biasanya mereka akan berjalan dan berlarian kesana kemari, menyentuh barang-barang yang akan membuat rumah menjadi berantakan. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk sesekali mengajak mereka bermain di luar seperti taman bermain atau playground. Selain itu, kegiatan bermain di luar ruangan akan lebih baik untuk anak yang hiperaktif, dengan begini ekplorasi anak menjadi lebih luas.

4. Membantu anak membuat jadwal apa yang harus dikerjakan
Membuat jadwal tanggung jawab bersama-sama akan membuat anak lebih nyaman dengan tanggung jawabnya. Bimbing anak untuk merujuk kejadwal setiap kali dia bosan atau tidak tahu apa yag harus dilakukannya lagi. Berikan tanggapan positif setiap kali dia selesai melakukan tugas-tugas apapun.

5. Jangan Memarahi anak
Kita boleh-boleh saja memarahi anak, tetapi gunakan kata-kata yang lembut dan perumpamaan. Jangan pernah memarahi dengan kata-kata kasar. Apalagi anak yang hiperaktif, dia akan lebih keras jika dia dimarahi. Dia akan melawan dan memberontak.Itu akan membuatnyasemakin tidak terkendali. Jika dia melakukan kesalahan berikan kata-kata nasihat yang baik dan beritahu dia dampak yang akan terjadi jika dia melakukan hal tersebut. Itu akan membantu otaknya untuk berfikir tentang apa yang anda katakan.