SELAMAT DATANG DI BLOG IBU RUMAH TANGGA DAN ANAK

Jumat, 31 Maret 2017

Mengenal Anak Hiperaktif

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

Anak-anak yang mulai bisa berjalan dan berbicara akan mulai menunjukkan sifat lasaknya dan rasa ingin tahunya akan meningkat. Sifat itu sangat alami terjadi pada setiap anak. Tetapi lain halnya dengan anak yang hiperaktif. Mereka akan selalu terlihat tidak stabil dengan melakukan kegiatan yang berganti-ganti denga energi yang tampaknya tak terbatas. Mereka akan sangat tidak mendengarkan dan mengikuti aturan. Sifat seperti ini pasti akan membuat kewalahan orang tua dalam mengawasinya.

Anak hiperaktif juga memiliki kesulitan untuk tidur dan memiliki emosi yang tidak stabil. Jika anak hiperaktif dibiarkan begitu saja dapat membuatnya tidak terkontrol dan nantinya akan membuatnya menjadi bandel. Ibu harus selalu memperhatikan tumbuh kembang anaknya dan mengetahui jelas bagaimana mengatasi masalah pada anak. Beberapa cara ini dapat dicoba untuk mengatasi anak hiperaktif yaitu:

1. Membuat aturan yang jelas.
Orang tua harus memiliki aturan-aturan yang jelas yang dapat membimbing anaknya agar tahu tanggung jawabnya. Untuk anak hiperaktif aturan yang jelas akan sangat membantunya karena akan sangat membingungkan untuk anak hiperaktif yang cenderung memiliki masalah dalam lingkungan yang memiliki aturan yang tidak jelas.

2. Berolahraga
Untuk anak-anak yang hiperaktif, kegiatan fisik akan sangat bermanfaat, selain energinya dapat tersalurkan, olahraga juga bisa dijadikan sebagai media untuk menstimulasi otaknya. Untuk itu, ajarkan anak untuk belajar satu olahraga seperti skating, sepakbola, bersepeda atau berenang.

3. Bermain bersama diluar ruangan
Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa balita hiperaktif tidaklah bisa diam, biasanya mereka akan berjalan dan berlarian kesana kemari, menyentuh barang-barang yang akan membuat rumah menjadi berantakan. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk sesekali mengajak mereka bermain di luar seperti taman bermain atau playground. Selain itu, kegiatan bermain di luar ruangan akan lebih baik untuk anak yang hiperaktif, dengan begini ekplorasi anak menjadi lebih luas.

4. Membantu anak membuat jadwal apa yang harus dikerjakan
Membuat jadwal tanggung jawab bersama-sama akan membuat anak lebih nyaman dengan tanggung jawabnya. Bimbing anak untuk merujuk kejadwal setiap kali dia bosan atau tidak tahu apa yag harus dilakukannya lagi. Berikan tanggapan positif setiap kali dia selesai melakukan tugas-tugas apapun.

5. Jangan Memarahi anak
Kita boleh-boleh saja memarahi anak, tetapi gunakan kata-kata yang lembut dan perumpamaan. Jangan pernah memarahi dengan kata-kata kasar. Apalagi anak yang hiperaktif, dia akan lebih keras jika dia dimarahi. Dia akan melawan dan memberontak.Itu akan membuatnyasemakin tidak terkendali. Jika dia melakukan kesalahan berikan kata-kata nasihat yang baik dan beritahu dia dampak yang akan terjadi jika dia melakukan hal tersebut. Itu akan membantu otaknya untuk berfikir tentang apa yang anda katakan.

Selasa, 19 April 2016

Permainan anak usia 3 tahun


Apa keseharian mainan yang ditekuni anak anda dirumah ?Permaianan memang sesuai dengan selera anak-anak. Ada yang menyukai permainan dengan menggunakan alat dan bermain sendiri adapula anak yang suka bermain dengan cara bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak ada yang menganggap jenis mainan yang berpikir adalah permainan berat membosankan sehingga banyak ditinggalkan. Padahal kini bermainan yang bernilai edukasi sudah mulai mudah untuk didapatkan dan banyak digemari oleh anak-anak.

Semakin anak dewasa, budaya dan ketepatan dalam penyediaan permainan harus disesuaikan dengan kemampuan-kemampuan anak dan harus mendukung perkembangan potensi anak serta lingkungannya.

Berikut ini contoh permainan yang dapat diberikan kepada anak usia 2-3 tahun: 

1. Utak-atik Asyik dngan Puzzle,Anak usia 2-3 tahun tentunya masih sangat senang bermain. Apalagi ketika orang tua masih sibuk dengan pekerjaannya,
seorang anak seringkali diberikan permainan dan dibiarkan anak bermain sendiri. Permainan yang diberikan kepada anak usia 2-3 tahun tentu permainan yang tidak membahayakan, akan tetapi permainan yang dapat menambah pengetahuan anak. Kemampuan dan minat bermain pada anak usia 2 tahun meliputi kemampuan motorik (gerak), kognitif (kemampuan berpikir dan mengamati) dan kemampuan afektif (kemampuan berbahasa dan bersosialisasi). Kemampuan tersebut akan sangat penting karena tidak semua pada usia ini melakukan seluruh kemampuan dan minat yang telah disebutkan tadi. Kemampuan dan minat anak berkembang karena pengaruh interaksi di lingkungannya.
2. Membuat Adonan Plastisin Sendiri Anak usia dini biasanya sangat senang bermain dan bereksplorasi menggunakan plastisin. Membentuk, mengembangkan imajinasi, bereksplorasi dengan keterampilan motoric halus adalah sekian dari sejuta manfaat bermain plastisin. Selain

Minggu, 17 April 2016

Tumbuh kembang anak usia 3 Tahun

Ibu Rumah Tangga | Ibu dan Anak | Rumah Tangga Ibu Anak | Rumah Idaman Ibu dan Anak

 Sekarang anak saya udah berusia 3 Tahun , dia termasuk anak yang aktif walaupun dia waktu lahir termasuk anak yang punya kelainan kaki pengkor ( ke 2 kaki masuk ke dalam ).Alhamdulilah sekarang dia bentuk kakinya sudah sama dengan anak normal yang lain . Kalau ditanya dulu gimana perasaan saya saat merawat anak saya ,haduh campur aduk lah ,dan kalau ditanya berapa kali melakukan terapi untuk refleksi kaki anak setiap harinya haduh mungkin hampir setiap saat kaki anak saya ,saya refleksi deh  : (

sekarang saya mau berbagi info bagaimana perkembangan kala anak berusia 3 tahun ;

Anak umur 3 tahun memiliki energi yang melimpah dan rasa ingin tahu yang sangat besar. Dia ingin mengetahui tentang segala sesuatu sehingga kita akan sering mendengar dia bertanya: “Ini apa?”

  1. Anak mampu melakukan banyak hal sekarang: berjalan, berlari, memanjat, menendang dan melompat dengan mudah. Anak mampu turun tangga dengan baik.
  2. Bisa naik sepeda sendiri
  3. Bisa memakai baju sendiri
  4. Bisa menggambar garis
  5. Bisa membuka pintu sendiri saat pintu tidak dikunci